![]() View Full-Size Image |
Sold |
|
|
Price:
Rp 50,000.00
Rp 40,000.00 You Save: 20.00% |
||
| Ask a question about this product | ||
Saat Zana Muhsen dan adiknya, Nadia Muhsen, berumur 15 dan 14 tahun, ayah mereka mengiming-imingi “Liburan Gratis ke Luar Negeri”. Betapa bahagianya kedua gadis ini mendengar tawaran ayahnya. Tanpa berpikir dua kali, mereka mengiyakan. Namun, betapa terkejutnya Zana dan Nadia setelah mengetahui bahwa ayah mereka telah berbohong. “Liburan” yang mereka “nikmati” ternyata sebenarnya adalah dinikahkan dengan laki-laki keturunan Yaman. Dari sinilah penderitaan dan kekerasan itu mula terjadi. Keterkungkungan, tamparan, pukulan, hingga kerja paksa merupakan makanannya sehari-hari. Mereka dipaksa bekerja siang-malam, berjalan sejauh satu mil setiap hari untuk membawa air ke rumah, atau bercocok tanam di tanah yang tandus, hanya dengan menggunakan sebuah sendok semen atau belati, tahun demi tahun. Tanpa terus melupakan tanah kelahirannya, Birmingham, Inggris, Zana terus berusaha sekuat tenaga mencari jalan keluar untuk lari dari sana. Berhasilkah ia “keluar” dari semua hal yang mengerikan itu? Apakah kesabaran dalam ketersiksaannya telah membawanya keluar dari Yaman? Dapatkan jawabannya dalam buku Sold, Kenapa Aku Dijual? Cuplikan Ketika matahari mulai tenggelam di antara pegunungan dan udara mulai bertambah dingin, kami semua masuk ke kamarku, masih berbincang satu sama lain. Setelah beberapa saat, anggota keluarga yang lain meninggalkan kamar. Abdul Khada duduk di atas balkon yang telah dilapisi selimut, di antara aku dan anaknya. Aku duduk di tempat favoritku yang menghadap langsung ke arah jendela, yang merupakan tempat yang paling tepat untuk menikmati pemandangan di luar. Lelaki itu terdiam menatap lantai, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Abdul Khada berbicara pelan dan terkesan lembut padaku. “Dia adalah suamimu.” Pada awalnya aku menganggap bahwa ucapannya hanyalah gurauan. Aku menoleh ke arahnya, ragu apakah aku harus tertawa atau tidak. “Apa?” tanyaku. “Abdullah adalah suamimu.” ulangnya, dan aku berusaha untuk memfokuskan diri kepada ucapannya. Aku tidak bisa memercayai bahwa dia mengatakan yang sebenarnya. Hatiku hancur. Aku tidak percaya dengan apa yang baru saja kudengar. Aku merasa napasku begitu sesak dan panik melanda diriku. “Tidak mungkin dia itu suamiku.” Aku masih tidak bisa membedakan apakah dia bercanda atau memang benar-benar serius dengan ucapannya. Aku tidak memahami apa yang sedang terjadi. Sold versi Amazon by Zana Muhsen (Little Brown & Warner Books) The true story of Zana Muhsen's years as an enforced child bride in the Yemen. France's biggest non-fiction seller in 1992, it has sold three million copies in Europe. Condensed by Reader's Digest and dramatised for Radio 4, the British paperback edition reprints regularly. Buy 'Sold' from Amazon.co.uk Zana Muhsen was a Birmingham girl who, along with her younger sister, Nadia, was sold by her father as a child bride when she was fifteen. The girls accepted their father's offer of "a holiday of a lifetime" in Yemen, only discovering the truth once they got there. When Zana first escaped from the Yemen, the news was on front pages all over the world. The media were queuing up to buy her story, but Zana wasn't ready to talk. She needed time to reflect and to put her ordeal into perspective. After a year, when the media attention had calmed down, she decided it was time to tell her story and she looked for a writer to help her. She approached me and together we relived the painful, eight year nightmare, to produce a true picture of Zana's story. |
||
|
Availability
This product is currently not available. |
||
Customer Reviews:There are yet no reviews for this product.Please log in to write a review. |
||

|
Rp 36,000.00
Rp 27,000.00 You Save: 25.00% |
|
|
|
|
List All Products |
|
|
Advanced Search |
|
| Lost Password? | |
| Forgot your username? | |
| No account yet? Register | |
|
|
| Cara Jadi Anggota |
| Keuntungan Jadi Anggota |
| Cara Belanja |
| Cara Pembayaran |
| Area dan Biaya Pengiriman |
| Tabel Biaya Pengiriman |
| Proses Pengiriman |